lebih waspada,
1. MInggu Siang, 11 Januari 2009, sekitar pukul 11.30, sayamengendarai mobil & sedangberhenti di lampu Merah by pass arahkalimalang
2. seorang anak peminta-minta (usia sekitar 11-12 tahun) mengesotdipinggir jalan dengan salah satu kakinya "buntung" (posisi duduk dijalan)3. Saya membuka kaca dan memberinya Rp. 500, anak itu kelihatan tidakpuas dan lalu pergi
4. saat lampu sudah hijau, saya mulai berjalan dan karena merasamelindas sesuatu, seketika saya berhenti
5. Tiba-tiba ada yang berteriak, "BERHENTI!!!!ADA ORANG DI BAWAHMOBIL!!!"
6. sekonyong-konyong, para pengemis lain sudah mengelilingi mobilsaya, menggedor-gedor kaca mobil dari seluruh sisi, mencoba memaksamembuka mobil sampai handle mobil patah
7. Spontan pengendara motor dan orang di sekitar saya menghampirimobil saya, mengangkat dan memiringkan mobil untuk mengeluarkan anakpeminta-minta yang tadi dari bawah mobil saya.. (sementara di dalammobil saya gemetar dan memohon Tuhan untuk tolong saya.. saya sangatkhawatir, korban akan luka parah atau jangan-jangan malah meninggal..)
8. Puji Tuhan, saat itu ada reserse berbaju preman, mengendarai motoryang menenangkan masa yang hampir mengeroyok & merusak mobil saya. Ialangsung memasukkan anak yang "tergilas" tsb dalam mobil saya untukdibawa ke RS. Terdekatbersama dengan 1 teman peminta-minta lainnya..
9. Sampai di RS. Harum, suami saya sudah disana, anak itu diperiksa diUGD, ternyata anak tersebut tidak buntung, kakinya hanya dilipat dalamcelana panjang. Dokter tidak meminta rontgent karena mamang tidak adabagian tubuh yang patah.., hanya diberi resep yang kami tebus RP.5.000. ANAK ITU SEHAT, hanya sedikit lecet karena mungkin "salahtarik" saat keluar dari kolong mobil saya.
10. Di RS. Reserse itu menginformasikan pada kami bahwa ini memangmodus operandi baru. Ia memarahi anak tsb yang mencari uang denganSKENARIO PEMERASAN MASUK KE TENGAH KOLONG MOBIL YANG SEDANG BERHENTIDI LAMPU MERAH, AGARPARA PREMAN BISA PAKSA PEMILIK MOBIL UNTUK BAYARGANTIRUGI
10. Di RS. Reserse itu menginformasikan pada kami bahwa ini memangmodus operandi baru. Ia memarahi anak tsb yang mencari uang denganSKENARIO PEMERASAN MASUK KE TENGAH KOLONG MOBIL YANG SEDANG BERHENTIDI LAMPU MERAH, AGARPARA PREMAN BISA PAKSA PEMILIK MOBIL UNTUK BAYARGANTIRUGI
11. Reserse meminta kami hanya memberi uang ongkos pada anak-anakpeminta-minta tsb, jangan lebih dari Rp. 5.000, untuk memberi merekapelajaran.
12. Kami berikan anak itu obat dari RS dan uang ongkos Rp. 10.000 dananak itu berlalu dengan berjalan tegap dan sehatDengan masih dalam kebingungan, deg-deg an dan kegamangan saya pulangke rumah.. Kami sangat bersyukur, Tuhan memelihara, menjaga danmelindungi kehidupan kami, tidak sempat dikerjai para preman tersebut.Semoga rekan-rekan waspada dengan modus ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar