<

Sabtu, 07 Februari 2009

Obat Diet

Obat Diet
Seorang wanita yang sangat gemuk pergi ke dokter. Wanita: "Dok, obat apa yang harus saya minum agar bisa kurus?" Dokter: "Oh, anda tidak perlu minum obat, cukup geleng-geleng kepala saja!" Wanita: "Kapan saya harus geleng-geleng kepala dok? Pagi, siang, sore, atau malam?" Dokter: "Cukup ketika ada orang yang menawari makan saja!"
Kena Tilang
Seorang pegawai terlambat pergi ke kantor, ia tergesa-gesa dengan motornya. Sialnya ditengah jalan terjadi razia dadakan oleh polisi. Prriiittt.., motornya dihentikan oleh polisi. "Mana surat-suratnya!", kata polisi. Sialnya ternyata si pengendara motor itu nggak bawa SIM. "Kamu saya tilang!", seru polisi. "wah, jangan pak, damai saja ya pak..", kata si pengendara sambil memberi uang 20 ribuan. "Ya sudah, kamu pulang lagi, ambil dulu surat kelengkapan yang kurang!". Si pengendara akhirnya pulang untuk mengambil SIM dan kembali berangkat ke kantor untuk bekerja. Priiitttt.., si pengendara diberhentikan polisi lagi. "Ada apa lagi sih pak?", kata si pengendara. "Anda tidak pakai helm!", kata polisi. Sial banget, gara-gara pulang mengambil SIM malah kelupaan helm, akhirnya si pengendara pulang mengambil helmnya setelah terkuras 20 ribu lagi. Di tengah jalan saat kembali ke kantor, priiittttt!, "Nih.. surat-surat lengkap, helm udah bawa, serakah amat, ada apa lagi sih pak?", kata pengendara. "Surat lengkap, helm sudah dipakai.. sekarang motornya mana!!???", seru polisi.
Politisi
Suatu hari rombongan politisi mengadakan kunjungan kerja ke suatu daerah. Dalam perjalanan, bis yang ditumpangi rombongan itu mengalami kecelakaan, kejadian itu disaksikan oleh seorang petani tua. Melihat banyaknya korban yang meninggal, si petani beserta warga sekitar langsung mengadakan penguburan massal. Suatu ketika datang seorang polisi yang datang untuk menyelidiki kecelakaan tersebut. Polisi bertanya pada petani, "Pak, apakah ada korban yang masih hidup???". Jawab petani, "Memang ada beberapa korban yang mengatakan kalo dia masih hidup, namun anda kan tahu politisi suka berbohong, jadi ya saya kubur semuanya..!".
Pilih mana
Alkisah tiga orang perempuan (orang Jawa, Menado dan Papua) naik pesawat terbang dari Jayapura ke Jakarta . Tiba-tiba ditengah perjalanan pesawat oleng dan rasanya mau jatuh. Seketika perempuan Jawa tadi ambil bedak dan gincu berdandan cantik sekali, temannya disebelah bingung dan bertanya kenapa koq dandan?!!! Dia bilang : "Biasa kalau pesawat mau jatuh yang ditolong pertama kan yang paling cantik..." Aehhh..perempuan Menado disebelahnya ga' bisa terima, lalu dia angkat roknya sampai tinggi. Teman disebelahnya tanya:"Kenapa kau angkat rok sampai tinggi begitu?!!!" Dia jawab: " Biasa kalau pesawat jatuh yang pertama ditolong kan yang pahanya putih-putih" Hehhh..orang Papua sudah emosi sekali mendengar ocehan kedua teman disebelahnya. Dia lalu membuka baju dan telanjang bulattt..semuanya tampak hitam. Kedua temannya kaget dan bertanya: "kenapa telanjang bulat gitu??" Dengan enteng dia jawab: "Biasa kalau pesawat jatuh yang paling pertama dicari KOTAK HITAM.."
Kakek dan Bra
Merayakan ulang tahun perkawinan ke 50-nya, seorang kakek bermaksud membeli hadiah buat si nenek. Berangkatlah si kakek naik bis sambil berpikir, "beli apa ya?" Di sebelah kebetulan duduk seorang gadis yang tengah membaca majalah yang di sampulnya ada iklan bra. Si kakek dapat ide untuk memberi hadiah bra buat nenek. Sampai di toko lingerie, kakek tampak kaget dengan begitu banyak pakaian dalam bergantungan. "beli apa, kek?" kata penjaga toko kaget karena ada kakek-kakek ke tokonya. "Mau beli BH buat nenek." Si penjaga toko bertanya, "Ukurannya berapa?" Si kakek terlihat bingung, "Nah itu... masalahnya kakek lupa nomornya dan nggak bawa contoh.." Si penjaga toko mencoba cari ukuran, "Mungkin sebesar jeruk bali, kek?" Si kakek masih terlihat bingung, "Wah, kegedean." Si penjaga toko iseng bertanya, "jeruk Garut, kali ya?" Kakek berpikir sejenak, "Kayaknya masih kegedean." Penjaga toko bingung, tapi tak hilang akal, "oh ya, mungkin sebesar telur bebek?" Si kakek tampak bersemangat karena tebakan penjaga toko itu tepat, "Ha, betul!" Matanya berbinar, "Tapi, yang didadar."

Tidak ada komentar: